Mainan Gelas karya TennesseWilliams Saduran Suyatna Anirun
Sebuah
keluarga kecil beranggotakan seorang ibu bernama Arini Wiraatmaja dan dua
anaknya Liswati Wiraatmaja dan Taufik Wiraatmaja. Arini adalah seorang ibu yang
terjebak pada kenangan-kenangan dan harapannya. Sebagai seorang istri yang
ditinggalkan suaminya, Arini harus berperan ganda sebagai seorang ibu dan ayah
bagi kedua anaknya. Arini selalu memperlakukan kedua anaknya itu
seperti anak kecil. Segala keinginan dan perintahnya tidak boleh dibantah. Perdebatan hebat selalu terjadi antara
Arini dan Taufik. Arini selalu mengomentari apa saja yang dilakukan olehnya. Taufik
melampiaskan kekesalannya dengan selalu pergi semalaman dan pulang dalam
keadaan mabuk.
Lain hal dengan Liswati yang merasa semakin terasing dan
memutuskan hanya bersikap diam atas kelakuan ibunya dan mengalihkannya dengan
menyibukkan diri dengan mainan gelas dan memutar piringan hitam kuno
peninggalan ayahnya.
Suatu
ketika, Arini mendapati Liswati tidak pernah pergi ke sekolah mengetik. Tanpa
dosa Liswati hanya berjalan-jalan ke taman atau ke tempat lain sesuai
keinginannya. Kegelisahan Arini semakin menjadi
karena harapan kepada Liswati untuk menjadi wanita karir lenyap. Selain
itu, Liswati tidak mau bergaul dengan oranglain dan masih melajang pada umurnya
yang hampir genap 24 tahun.
Arini berusaha mencari jalan lain untuk
membahagiakan Liswati. Arini yang pandai bicara mampu membujuk Taufik untuk memperkenalkan
salah satu pemuda diantara para pekerja toko kepada Liswati. Taufik mengundang
sahabat di toko yaitu Yunus untuk makan dirumahnya. Suatu kebetulan Yunus ternyata
satu-satunya pemuda yang disukai Liswati dan mereka saling mengenal saat di
SMA.
Kedatangan Yunus membuat Arini dan
Taufik menjadi semangat tapi berbeda dengan Liswati yang menjadi gugup dan
muntah-muntah. Hal memalukan terjadi saat makan malam. Tiba-tiba listrik padam,
Arini menjadi salah tingkah dan malu kepada tamunya tersebut. Padamnya listrik terjadi karena
Taufik menggunakan uang tagihan listrik itu untuk membayar iuran Anggota Kelasi
Kapal Dagang. Arini kesal kepada Taufik lalu mengalihkan perhatian Yunus dengan
menyuruh Yunus untuk menemani Liswati. Awalnya Liswati sangat gugup tetapi
dengan kesabaran Yunus menghadapi Liswati mereka menjadi akrab.
Namun nasib berkata lain, sebetulnya
Yunus jatuh hati pada Liswati. Tetapi Yunus telah bertunangan dengan seorang
gadis bernama Irma. Hal ini belum diketahui oleh Taufik dan Arini. Liswati sangat
terpukul dengan kejadian ini. Lis menjadi diam membisu. Yunus sangat meminta
maaf akan hal itu, namun Liswati coba menegarkan dirinya dan memberikan mainan
gelas kesayangannya sebagai tanda mata darinya.
Arini yang ceria mendapati seorang tamu
pria untuk anaknya itu menjadi malu setengah mati mendengar bahwa Yunus sudah
bertunangan dan akan menikah. Hal ini menjadi puncak kemarahan Arini kepada
Taufik dan menuduh Taufik telah membuatnya malu dan menipunya. Kejadian ini
membuat keinginan Taufik mantap untuk pergi jauh meninggalkan Ibu dan kakaknya
untuk mengembara mencari pengalaman seperti yang ayahnya lakukan.
kisah ini akan kami persembahkan untuk Tugas Akhir Minat Pemeranan PRODI teater ISBI Bandung,
- 03 Agustus 2016
- 19.30 WIB
- di Gk. Sunan Ambu ISBI Bandung
- jl. buahbatu no 212
kehadiran kalian semangat bagi kami.
with love,
Liska Diana sebagai Arini
Irni Suhanti sebagai Liswati
Apakah boleh saya meminta naskah mainan gelasnya apabila ibu/mba berkenan untuk hal tsb? saya tertarik dengan naskah tersebut.
ReplyDelete